Ketika Bangku Bis Kota Terasa Mahal

Dulu dan kini berdesak-desakan dalam bis kota di jalanan Jakarta adalah hal biasa. Terlebih pada jam-jam pulang kantor. Maka mendapat “berkah” bangku kosong di saat itu adalah hal luar biasa. Meskipun saat itu (tahun 2005) aku bukan pekerja kantoran, karena memilih kerja SOHO (Small Office Home Office) alias kerja di rumah sebagai penerjemah yang punya … Lanjutkan membaca Ketika Bangku Bis Kota Terasa Mahal

Aneka Rasa Menjadi Penerjemah

“Mas, ada kerjaan (terjemahan) Inggris-Indonesia. Kontrak bisnis. Untuk Selasa bisa nggak?” tanya salah satu klien.  Waktu itu hari Jumat. “Berapa halaman?” tanyaku. “Banyak nih, 100 halaman. Sanggup tidak? Atau di-split aja?” Wah, lumayan nih, pikirku. “Oke, Mas, sanggup. Saya ambil semuanya.” “Oke, nanti kurir saya antar dokumennya ke rumah. Benar ya, Mas, Selasa. Jangan sampai … Lanjutkan membaca Aneka Rasa Menjadi Penerjemah