Dihina itu Berkah

“Dirampok atau hati dilukai, tidak berarti apa-apa kecuali jika Anda terus-menerus mengingatnya.” (Konfusius) Menjadi penerjemah sama sekali bukan cita-cita saya. Barangkali ini lebih sebagai jalan hidup. Dan jalan hidup itu berawal dari sebuah hati yang terluka dua puluh dua tahun lalu, pada awal 90-an. Ya, hari itu, saat jam istirahat Sekolah Arab (sebutan orang Betawi … Lanjutkan membaca Dihina itu Berkah

Iklan

Hari Pertama Menjadi Ayah

Apapun pengalaman pertama – seperti hari pertama masuk sekolah atau malam pertama pernikahan -- selalu menegangkan. Juga hari pertama menjadi seorang ayah. Di awal hari, aku bingung hendak izin tidak masuk kantor lagi atau tidak. Sebab sehari sebelumnya aku sudah minta izin dari boss untuk absen sehari terkait persiapan persalinan. Jumat pekan sebelumnya juga aku … Lanjutkan membaca Hari Pertama Menjadi Ayah