[Cerpen] Nostalgia Banjir

Nostalgia Banjir Oleh Nursalam AR Banjir adalah peristiwa yang meriah. “Banjir!Banjir!” Orang-orang berlarian hilir-mudik. Barisan sepeda motor juga berparade menuju tempat yang lebih tinggi. Tak lupa klakson saling bersahut-sahutan bercampur teriakan-teriakan tak sabaran. Ramai bukan? Mas Parino menggedor-gedor pintu kamar. “Bu, cepetan!” “Sebentar, Pak. Sedikit lagi!” sahut Mbak Min, istrinya. “Barang jangan dibawa semua, Bu. … Lanjutkan membaca [Cerpen] Nostalgia Banjir

Iklan