[Cerpen] Nostalgia Banjir

Nostalgia Banjir Oleh Nursalam AR Banjir adalah peristiwa yang meriah. “Banjir!Banjir!” Orang-orang berlarian hilir-mudik. Barisan sepeda motor juga berparade menuju tempat yang lebih tinggi. Tak lupa klakson saling bersahut-sahutan bercampur teriakan-teriakan tak sabaran. Ramai bukan? Mas Parino menggedor-gedor pintu kamar. “Bu, cepetan!” “Sebentar, Pak. Sedikit lagi!” sahut Mbak Min, istrinya. “Barang jangan dibawa semua, Bu. … Lanjutkan membaca [Cerpen] Nostalgia Banjir

Iklan

Bencana itu Seperti Jelangkung

Andai ‘kutahu kapan datang ajalku, ‘kuakan memohon,”O, Tuhan, panjangkan umurku.”….(Group band Ungu) Salah seorang temanku bilang bencana itu seperti jelangkung, datang tak dijemput pulang tak diantar. Kawan yang lain membantah, menurutnya lebih mirip kuntilanak. Bila suaranya dekat berarti jauh, dan bila suaranya jauh berarti dekat. Ah, mereka terpengaruh film-film horor yang kini merajai sinema bioskop … Lanjutkan membaca Bencana itu Seperti Jelangkung