Pekerja Kata

Sebab kata adalah karya

Al Hakim Hanafiah, SH, L.L.M: Enjoy the Game!

Gambar

“Just play. Have fun. Enjoy the game.” (Michael Jordan)

Enjoy the game. Tampaknya prinsip sang legenda bola basket dunia, Michael Jordan, inilah yang diyakini seorang advokat senior, Al Hakim Hanafiah, SH, L.L.M (lahir pada 9 Mei 1960), yang juga penggemar bola basket dalam membangun karier profesionalnya sebagai advokat dan konsultan hukum.

Ya, dengan kata lain, menikmati proses pertumbuhan karier dalam setiap fasenya, termasuk saat harus melakukan beberapa kali reorganisasi kantor konsultan hukum yang dipimpinnya, Hanafiah Ponggawa & Partners (HPRP), pada kurun waktu 1990-an.

Berawal dari salah satu kantor konsultan hukum pertama di republik ini yang didirikan pasca-kemerdekaan Indonesia pada 1953 oleh Lukman Hanafiah, seorang pengacara terkemuka saat itu (yang juga ayah Al Hakim Hanafiah), HPRP dibangun ulang pada 14 Februari 1990 dengan nama Hanafiah Soeharto Ponggawa. Situasi internal dan perubahan kondisi Indonesia yang terus berubah memaksa terjadinya reorganisasi struktur HPRP sebelum berbentuk seperti sekarang ini pada 2001.

23rd Anniversary-cDan tepat pada 14 Februari 2013 kantor konsultan hukum yang dinobatkan sebagai The Indonesian Rising Star Law Firm pada ajang The 4th International Legal Alliance Summit & Awards 2011, Paris, Prancis, ini genap berusia 23 tahun. Suatu bilangan usia yang jelas menunjukkan bukti kematangan dan kerja keras sebuah kantor konsultan hukum yang juga ditahbiskan sebagai Sharia Law Firm of the Year 2008 oleh sebuah majalah berbasis di Inggris, ACQ Global.

Seperti buah di pohon, kematangan tidak hadir dengan sendirinya, melainkan lahir dari suatu proses panjang yang kompetitif. Demikian juga perjalanan karier Al Hakim Hanafiah, pemegang gelar L.L.M dari School of Law, University of Washington (1985-1986), yang diawali sebagai Associate Lawyer pada kantor konsultan hukum Lubis Hadiputranto Ganie Surowidjojo pada 1985-1989. Selanjutnya alumnus FH-UI (1979-1985) dan Robert Kennedy University, Zurich (1999) dalam International Tax Law ini mendirikan HPRP yang saat ini dijalankan bersama tiga orang equity partner lainnya yakni Constant Marino Ponggawa, Andre Rahardian dan Fabian Buddy Pascoal.

Kompetisi sendiri, sebagaimana lumrahnya dalam banyak olahraga yang digemari Al Hakim Hanafiah mulai dari bola basket, bersepeda, cross-country, ski, tenis hingga menyelam, adalah hal esensial dan oksigen yang memberikan kehidupan. Dengan spirit tersebut, di bawah kepemimpinan Al Hakim Hanafiah, HPRP mampu bersaing di level prestisius dan signifikan dalam situs http://www.legal500.com, yang memuat daftar kantor konsultan hukum papan atas di dunia, terutama di sektor hukum sumber daya alam (natural resources law), yang merupakan bidang spesialisasi Al Hakim Hanafiah yang pernah menulis buku (bersama Dan Fenno Henderson) berjudul Legal Problems in Foreign Mining Ventures in Indonesia (1987).

GambarDi lingkup internal HPRP, semangat kompetisi untuk berprestasi (selain semangat kekeluargaan melalui banyaknya digelar acara keakraban dan outing bagi para pengacara dan staf) salah satunya digelorakan melalui olahraga. Tak heran, dalam ajang PPAKH (Pertandingan Persahabatan Antar Kantor Hukum), yang merupakan ajang pesta olahraga bergengsi tahunan antar kantor hukum di Jakarta, prestasi HPRP cukup menonjol terutama dalam cabang olahraga futsal dan basket, antara lain sebagai Juara Umum PPAKH ke-17 (2011) untuk semua cabang olahraga yang dipertandingkan dan Juara Bertahan untuk cabang bola basket selama empat tahun berturut-turut pada 2009, 2010, 2011 dan 2012.

Untuk cabang olahraga yang terakhir ini, Pak Al – demikian panggilan akrab Al Hakim Hanafiah di HPRP – turut bermain memperkuat tim bola basket HPRP. Sebagai catatan, Al Hakim Hanafiah adalah mantan pebasket di salah satu klub basket di Indonesia dan juga pernah menjabat sebagai pembina klub bola basket Indonesia Muda yang berlaga di Kobatama (Kompetisi Bola Basket Utama), suatu liga basket profesional Indonesia, pada era 2000-an.

John Fitzgerald Kennedy (mantan presiden Amerika Serikat) pernah berkata,“Leadership and learning are indispensable to each other.”

Alhasil, kepemimpinan yang tidak menghasilkan pembelajaran dan pengkaderan yang baik bukanlah kepemimpinan yang mumpuni. Dalam hal ini, HPRP, dalam berbagai forum alumni fakultas hukum di dunia maya, banyak disebut-sebut sebagai kantor konsultan hukum incaran atau kawah candradimuka karena banyak menghasilkan advokat-advokat muda yang profesional dan tangguh. Artinya ada proses pembelajaran yang sistematis dan tertata di HPRP, baik melalui praktik lapangan atau pelatihan, yang seiring waktu dapat mengubah seorang fresh graduate yang hijau dan nihil pengalaman menjadi advokat profesional yang tangguh teruji.

Enjoy the game, menikmati proses, barangkali itulah kuncinya. Juga, gigih berusaha dan tak lelah mencoba, seperti yang dicontohkan Al Hakim Hanafiah selama puluhan tahun berkarya sebagai advokat dan konsultan hukum mumpuni yang mengkhususkan diri antara lain dalam bidang perbankan dan jasa keuangan, pasar modal dan sumber daya alam.

“I can accept failure, everyone fails at something. But I can’t accept not trying.” (Michael Jordan)

Tautan/sumber foto: www.hplaw.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: