Pekerja Kata

Sebab kata adalah karya

Ciuman Itu Obat

Tetap mesra dengan berciuman meski telah berkeluarga dan punya anak akan melanggengkan hubunganKenapa?

Salah satunya adalah karena ciuman mampu meredakan ketegangan hidup yang dialami.

Bryant Stamford, PhD., profesor dan kepala Health Promotion Center University of Louisville, Amerika Serikat—seperti yang diungkapkan Michael Cane dalam The Art of Kissing–menyatakan ciuman—sebagai bagian dari aktivitas seksual pasutri–memiliki efek meredakan ketegangan. Terlebih lagi, jika ciuman tersebut mengarah kepada hubungan seks.

“Ciuman yang kemudian mengarah ke hubungan seksual bisa dibilang merupakan salah satu penghilang stres,” katanya. Dan, jika dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari yang penuh dengan tekanan, efek tersebut bisa dibilang sangat positif.

Secara lebih ekstrem lagi, Joy Davidson, PhD., psikolog dan terapis seksologi dari Seattle, Amerika Serikat, mengatakan bahwa ciuman merupakan tahapan yang ia sebut sebagai meditasi seksual. Soalnya saat berciuman, efek yang ditimbulkannya setara dengan efek yang didapat dengan melakukan meditasi.

“Selain itu, berciuman yang dilakukan bersama orang yang benar-benar Anda sayangi bisa menumbuhkan perasaan tenteram dan kesadaran akan kesenangan fisik,” kata Davidson.

Perasaan-perasaan tersebut, pada akhirnya akan menghilangkan kepenatan pikiran dan mempertebal kepekaan tentang keberadaan kita pada saat itu. Karena itu, mungkin tanpa disadari, saat lelah atau tegang Anda merasa rindu kepada pasangan. Kehadiran pasangan dan sedikit kecupan mesra darinya adalah obat mujarab yang dibutuhkan untuk menghilangkan kepenatan dan ketegangan, minimal untuk sementara.

Ditambah lagi dengan berciuman mendalam dari mulut ke mulut (french kiss) yang menurut Stamford dapat membantu mengurangi berat badan. Selama kegiatan berciuman yang sangat aktif, tubuh membakar sekitar dua kalori per menit. Sebagai perbandingan, saat jogging, tubuh membakar sekitar 11,2 kalori per menit.

Selama senggama atau berciuman, menurut Helen Fisher, PhD., profesor antropologi dari Rutgers University, Amerika Serikat, tubuh menghasilkan sejenis hormon yang disebut oksitosin, yang memiliki efek menenangkan. Selain itu, berdasarkan penelitian-penelitian Fisher pada binatang, oksitosin merupakan hormon yang menimbulkan perasaan kedekatan dan meningkatkan kemampuan binatang mengenali pasangannya. “Tak ada alasan untuk menolak dugaan bahwa mekanisme yang sama juga berlaku pada manusia,” kata Fisher.

Beberapa ahli menyatakan pada saat melakukan french-kissing dalam aktivitas seksual pasutri- yang melibatkan aktivitas adu mulut dan lidah – otot-otot wajah tertentu akan menjadi aktif. Sehingga jika aktivitas tersebut kerap dilakukan, kata mereka, wajah orang yang menikah akan terlihat lebih muda dan tampak bahagia.

Matthew Messina, DDS, dokter gigi dan consumer advisor American Dental Association, bahkan mengatakan air liur ekstra yang diproduksi saat berciuman dapat sangat menyehatkan gigi sehingga pasutri tampil lebih pede. “Air liur membunuh bakteri dari mulut, yang bisa mengurangi timbulnya plak. Tetapi, tentu saja, saya tak menyarankan mengganti aktivitas gosok gigi dengan berciuman. Kedua hal tersebut tak bisa saling menggantikan,” ujar Messina.

Dicintai itu Obat
Cinta itu indah, mencintai membuat berani, dicintai itu obatDi samping itu, berdasarkan hasil riset lain, tak perlu bermacam-macam obat untuk membuat lelaki hidup lebih sehat dan bersemangat.

Sebuah penelitian membuktikan, dengan dicintai oleh perempuan, lelaki bisa menjadi lebih sehat serta panjang umur. Wow!

Walau citra perempuan kerap identik dengan kesan lembut, namun siapa sangka, diam-diam mereka punya pengaruh yang cukup kuat untuk mengubah hidup seorang lelaki. Dilansir Ebony pada Kamis (20/7/2006), sosiolog asal Universitas Chicago itu menemukan ternyata perempuan mempunyai efek meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang usia lelaki yang dicintainya.

Penelitian ini menyatakan, kehadiran seorang perempuan dalam kehidupan seorang lelaki sangat berpengaruh untuk meningkatkan kualitas kesehatan lelaki tersebut. Efek ini tak hanya berlaku untuk hubungan suami istri tapi juga hubungan kakak-adik.

Secara spesifik, penelitian ini menyimpulkan, suami yang istrinya memilih sebagai ibu rumah tangga secara total, kualitas kesehatannya akan meningkat sampai 25%. Jika sang istri atau saudara perempuan sedang tidak berada di rumah untuk waktu yang lama, sang lelaki bisa mengalami penurunan kualitas hidup secara signifikan.

Salah satu penjelasan cukup logis dari penelitian ini adalah, sejak dahulu, perempuan dikondisikan untuk merawat dan memperhatikan dirinya sendiri. Sedangkan lelaki walau berusaha untuk menunjukkan dirinya kuat di hadapan orang banyak, ketika sampai di rumah bisa saja ia berubah menjadi anak kecil yang manja.

Tak sedikit lelaki yang tidak bisa hidup tanpa adanya bantuan perempuan. Misalnya saja untuk hal-hal kecil seperti mengingatkan minum obat atau pergi ke dokter, kerap kali lelaki harus diingatkan oleh perempuan. Intinya, pada kehidupan sehari-hari di dalam rumah, perempuan sering berperan untuk membantu lelaki mengurangi stress dan meningkatkan tingkat kesehatannya.

Penelitian lain juga telah membuktikan lelaki yang telah menikah memiliki kesempatan hidup yang lebih panjang dan merasa hidupnya lebih bahagia. Menurut penelitian tersebut cinta dan perhatian yang terus menerus dari perempuan bisa membuat lelaki lebih kuat dan lebih hidup.

Rasanya, meski belum ada hasil penelitian sebaliknya bagi wanita atau perempuan, dicintai (termasuk dicintai dengan aktivitas kissing atau ciuman di dalamnya) juga merupakan obat yang universal bagi wanita.

Rupanya tepat perkataan Lao Tzu, filsuf Cina beberapa ribu tahun silam,“Dicintai secara mendalam akan memberikan kekuatan, dan mencintai secara mendalam akan memberikan keberanian.” ***

Sumber:
– detik.com (2006)
– Buku The Art of Kissing
– Google

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: